Penerapan Posisi Semi-Fowler dan Fisioterapi Dada Dalam Asuhan Keperawatan Kritis Pada Tn. S.K Dengan Diagnosa Medis Pneumonia dan Penurunan Kesadaran Di Ruangan Intensive Care Unit Rumah Sakit Budi Mulia Bitung

Hartono, Theresia Glorya Putri Levirania and Tiwatu, Filia Veronica (2026) Penerapan Posisi Semi-Fowler dan Fisioterapi Dada Dalam Asuhan Keperawatan Kritis Pada Tn. S.K Dengan Diagnosa Medis Pneumonia dan Penurunan Kesadaran Di Ruangan Intensive Care Unit Rumah Sakit Budi Mulia Bitung. Laporan Karya Ilmiah Akhir Ners thesis, UNIVERSITAS KATOLIK DE LA SALLE MANADO.

[img] PDF
COVER-DAFTAR_ISI_TheresiaHartono.pdf

Download (378kB)
[img] PDF
ABSTRAK_TheresiaHartono.pdf

Download (173kB)
[img] PDF
BAB_I_TheresiaHartono.pdf

Download (97kB)

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien kritis di Intensive Care Unit (ICU). Penumpukan sekret akibat proses inflamasi paru dan penurunan kesadaran dapat menyebabkan bersihan jalan napas tidak efektif serta mengganggu oksigenasi. Penerapan posisi semi-Fowler dan fisioterapi dada merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat membantu meningkatkan ventilasi paru, memobilisasi sekret, dan mempertahankan saturasi oksigen.
Tujuan: Menganalisis gambaran kasus, asuhan keperawatan, dan praktik pengelolaan pasien pneumonia dengan penurunan kesadaran melalui penerapan posisi semi-Fowler dan fisioterapi dada di Ruangan Intensive Care Unit Rumah Sakit Budi Mulia Bitung.
Metode: Penulisan ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada seorang pasien berinisial Tn. S.K. yang dirawat di ICU dengan diagnosis medis pneumonia disertai penurunan kesadaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan keluarga, observasi, pemeriksaan fisik, telaah rekam medis, serta pemeriksaan penunjang. Asuhan keperawatan diberikan berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI), dan evidence-based practice.
Hasil: Berdasarkan hasil pengkajian ditegakkan tiga diagnosis keperawatan, yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, dan gangguan mobilitas fisik, dengan diagnosis prioritas bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi berupa pemberian posisi semi-Fowler dan fisioterapi dada yang dikombinasikan dengan pemantauan status respirasi, terapi oksigen, suction sesuai indikasi, serta kolaborasi terapi medis menunjukkan perbaikan bersihan jalan napas, membantu mobilisasi sekret, mempertahankan saturasi oksigen, dan mendukung peningkatan status respirasi pasien. Penerapan intervensi telah sesuai dengan evidence-based practice dalam keperawatan kritis.

Kata kunci: pneumonia, posisi semi-Fowler, fisioterapi dada, bersihan jalan napas tidak efektif, ICU.
Kepustakaan: 8 Jurnal, 1 Buku, 8 artikel (tahun 2022-2025)

Item Type: Thesis (Laporan Karya Ilmiah Akhir Ners)
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Hartono, Theresia Glorya Putri LeviraniaNIM.25062057
Tiwatu, Filia VeronicaNIDN.0912028803
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakutas Keperawatan > Ners Profesi
Depositing User: UPT Perpustakaan Universitas Katolik De La Salle Manado
Date Deposited: 28 Oct 2026 02:27
Last Modified: 28 Oct 2026 02:27
URI: http://repo.unikadelasalle.ac.id/id/eprint/4345

Actions (login required)

View Item View Item